Studi tiru PDAM Kota Padang tentang SCADA SPAM dan Implementasi Digitalisasi semua proses bisnis di PDAM Kota Malang

 

21 Oktober 2019

Memasuki era Industri 4.0 maka PDAM juga dituntut untuk bisa masuk dan siap di era tersebut di bidang pengelolahan bisnis air minum. Maka dalam upaya peningkatan pengetahuan tentang hal tersebut PDAM Kota Padang melakukan studi tiru ke PDAM Kota Malang, karena baru PDAM Kota Malang yang implementasi digitalisasi semua manajemen air minum  sudah sesuai dengan era industry 4.0.

Dalam studi tiru ini PDAM Kota Padang langsung di pimpin oleh direktur utama bapak Hendra Pebrizal S.Sos. MM. dengan manajer IT serta staf IT. Kemudian dari PDAM Kota Malang diterima langsung oleh direktur utama bapak M. Nor Muhlas S.Pd, M.Si. bersama Kapala pusat IT Bapak Drs. Anjar Riyanto, Kabid software dan data base Bapak Depri Setiawan SKom, Manajer Kehilangan Air Bapak Rahmad HS. SH, Asmen pengendalian kehilangan air Bapak Dalmuji, ST, Asmen Humas Ibu Agustyah Isnaini W. SE dan spv waterbalance Bapak Gigih Yuli Asmara, ST. Studi tiru ini diawali dengan saling perkenalan masing – masing personil dan maksud yang ingin di lihat atau diketahui oleh PDAM Kota Padang dari PDAM Kota Malang, kemudian dilanjut dengan penyampaian profil dari PDAM Kota Malang oleh asmen humas. Setelah itu baru di paparkan tentang SCADA PDAM Kota Malang oleh Spv waterbalance  yang dibarengi dengan diskusi serta Tanya jawab mengenai SCADA, IT, Media social sampai ke hal metode impelementasinya agar semua program tersebut bisa berjalan samapai dengan menjadi seperti saat ini.

Dalam studi tiru ini direktur utama PDAM Kota Padang sangat terkesan dengan inovasi bidang IT dengan SCADA dan aplikasi portal TWUIN pdam kota malang dan manajemen media social PDAM Kota Malang yang sudah dilakukan selama ini sebagai media penyambung info dengan pelanggan dan juga bisa  menangani langsung keluhan dari pelanggan.

Di sesi akhir PDAM Kota Padang langsung diajak ke TCC (TWUIN Command Center) PDAM Kota Malang untuk melihat langsung SCADA SPAM serta aplikasi portal TWUIN dan bisa berdiskusi langsung dengan operator SCADA tentang operasionalnya, karena untuk saat ini TCC PDAM Kota Malang sudah beroperasi selama 24 jam. Saat disini bapak direktur Utama PDAM Kota Padang semakin yakin dan kagum bahwa PDAM Kota Malang saat cocok sekali dijadikan mentor atau percontohan untuk PDAM Kota Padang bahkan PDAM se Indonesia dalam implementasi digital era industry 4.0. Kemudian direktur utama PDAM Kota Padang memohon ijin akan mengirim stafnya untuk magang di PDAM Kota malang, belajar SCADA dan IT. Beliau ingin inovasi2 di PDAM Kota Malang bisa diimplementasikan juga di kota Padang.  Kunjungan ini diakhiri dengan foto bersama dan pemberian cindera mata khas Kota Padang ke direktur utama PDAM Kota Malang.