Walikota Malang Tinjau Sumber Wendit

 

Kabupaten Malang, 14 Juni 2019

Bapak Wali Kota Sutiaji pada hari jumát tangga 14 Juni 2019 di damping oleh Direktur Utama, Direktur Teknik dan Direktur Administrasi dan Keuangan PDAM Kota Malang meninjau Sumber Wendit I, II & III yang belokasi di Desa Mangliawan. Bapak Sutiaji melihat langsung bagaimana teknis ketersediaan air di sumber wendit I, II & III. Di Wendit, berdasarkan pantauan yang dilakukan bersama tim lapangan saat ini air yang ditampung di kolam melalui sumber memang sedang mengalami penurunan. Bapak Sutiaji mengatakan jika normalnya kebutuhan air terletak di ambang batas normal setinggi 2,5 meter/detik namun saat ini tercatat hanya 1,5 meter/ detik, jadi mengalami penurunan yang berakibat membuat turunnya debit air yang mengalir ke pelanggan.

Bapak Sutiaji menseriusi tentang skema penyediaan sumber air. “Pada tahun 2020 mendatang Kota Malang mentargetkan untuk memanfaatkan air sungai atau air permukaan tanah dan akan memanfaatkan sumber daya alam yang ada di Merjosari dan Kali Rolak. Disamping itu PDAM Kota Malang akan membangun beberapa sumber air baru berupa sumur bor yang alokasinya di prioritaskan di Tandon Betek dan Tandon Tlogomas untuk meningkatkan pelayanan penyediaan air di daerah padat penduduk. 

Direktur Utama PDAM Kota Malang, Nor Muhlas, S.Pd, M.Si juga  mengatakan “di Kali Rolak, rencananya akan dibuat bendungan untuk menampung air juga bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan air permukaan melalui proses water treatmen, dibanding sungai Rolak yang ada di Surabaya, di Kota Malang lebih lebih bagus. Hanya saja, saat ini belum keluar uji lab kualitas air sungai. Sehingga proses water treatment dan filtrasi tidak terlalu berat dan berimplikasi pada biaya.

Beliau menambahkan “sebenarnya PDAM Kota Malang tidak menjual air. PDAM Kota Malang hanya bertugas menyalurkan air ke rumah penduduk. Dan rencana  mentransfer air sungai menjadi air yang siap dan layak minum. Diharapkan harganya tidak terlalu tinggi. Tapi seandainya tinggi maka harus dilakukan subsidi silang. Di kawasan Kali Rolak nantinya juga direncanakan menjadi lokasi wisata edukasi. Visi itu sudah dibuat PDAM Kota Malang. ," ujar bapak direktur utama.

                                                                                                            Humas PDAM Kota Malang